<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Gusmar1961's Weblog</title>
	<atom:link href="http://gusmar1961.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gusmar1961.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2009 01:34:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gusmar1961.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Gusmar1961's Weblog</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gusmar1961.wordpress.com/osd.xml" title="Gusmar1961&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gusmar1961.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PROBLEMATIK ETNIK DALAM RANGKA PROSES INTEGRASI NASIONAL</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/09/30/problematik-etnik-dalam-rangka-proses-integrasi-nasional/</link>
		<comments>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/09/30/problematik-etnik-dalam-rangka-proses-integrasi-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 01:34:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gusmar1961</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gusmar1961.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[PROBLEMATIK ETNIK DALAM RANGKA PROSES INTEGRASI NASIONAL Era globalisasi dengan ditandai kemajuan yang begitu cepat perkembangan teknologi dan tranportasi serta informasi yang seharusnya membawa manusia masyarakat bangsa ini menuju kearah pencerahan, namu realitasnya masih ada suatu fenomena social politik yang penting dan timbul secara berkala serta nampaknya semakin menggejala, meluas di berbagai Negara, baik dinegara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=46&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>PROBLEMATIK ETNIK DALAM RANGKA PROSES INTEGRASI NASIONAL</strong></p>
<p>Era globalisasi dengan ditandai kemajuan yang begitu cepat perkembangan teknologi dan tranportasi serta informasi yang seharusnya membawa manusia masyarakat bangsa ini menuju kearah pencerahan, namu realitasnya masih ada suatu fenomena social politik yang penting dan timbul secara berkala serta nampaknya semakin menggejala, meluas di berbagai Negara, baik dinegara maju maupun dinegara berkembang yaitu masalah etnik.<br />
Misalnya di Amerika Serikat, pernah ada gerakan Ku Klux Klan, Neo Nazi dan berbagai gerakan sebagai wujud anti Semitisme, Di Inggris terdapat pertentangan antara orang Irlandia yang protestan melawan orang Irlandia yang Katolik, di bekas Republik Yugoslavia permusuhan terpendam antara republic republic etnik  Serbia dan Kroasia, di Philipina perlawanan Bangsa Moro dengan pihat pemerintah, di Singapura tumbuh semacam gerakan Chinese Nationalism, di Papua Nugini berkembang Melanesia Raya, yang juga mempunyai simpatisan simpatisan di Propinsi Irian Jaya ( Papua Barat ).<br />
Di Indonesia sendiri konkritnya , masih dihadapkan pada masalah pribumi – non pribumi.<br />
dan gerakan separatis yang bermotifkan solidaritas etnis di Aceh dengan GAM nya,di Maluku Selatan dengan RMS nya, di Irian Jaya ( Papua Barat ) dengan OPM nya.<br />
Perlu diketahui dan menjadi catatan bagi kta, bahwa dewasa ini di negeri Belanda ada suatu organisasi internasional yang bernama Organisasi Bangsa Bangsa yang belum diakui Perserikatan Bangsa Bangsa . Anggota organisasi ini terdiri dari dari 26 negara / bangsa antara lain, Kurdi, Taiwan, Tibet, Papua Barat, Republik Maluku Selatan, Aceh Merdeka dan golongan minoritas Albania di Yugoslavia dll. Dan tentunya organisasi ini bertujuan untuk memperjuangkan hakotonomi dan hak menetukan nasib sendiri dari bangsa bangsa. Dengan demikia gerakan etnis ini bersifat Universal dan Global, serta terlepas dari masalah ideology yang dianut suatu Negara dan terlepas dari taraf kemajuan social ekonomi yang dicapai Negara yang bersangkutan.<br />
Oleh karena itu dalam rangka kewaspadaan nasional amatlah urgen agar masalah etnik ini dipelajari secara mendalam dan berkesinambungan. Masalah etnis di Indonesia belum memperoleh penyelesaian secara mendasar serta tidak menutup kemungkinan akan muncul kepermukaan menunggu momentum berikutnya dari satu atau dua bahkan mungkin tiga generasi kemudian. Jika pemerintahan menghendaki terdapatnya keamanan, ketenteraman serta stabilitas nasionalyang mantap dan dinamis, gejala etnisitas ini tidak dapat diabaikan, atau dianggap tidak ada.<br />
Sebab sederhana saja, karena etnik ini ada, sebelum adanya Negara, ada selama ada Negara, dan bahkan kan tetap ada setelah Negara tidak ada. Jadi masalah etnis memerlukana penyelesaian secara mendasar, baik secara filosofi, ideology dan konstitusional. Dalam sejarah umat manusia, pernah terdapat adanya ideology yang hendak menghapuskan kelompok etnis, ras, atau keagamaan, seperti misalnya pembunuhan 6 juta orang Yahudi oleh Nazi Jerman, yang kegiatan tersebut sebagai “ the final solution “ terhadap masalah Yahudi di Eropa. Pada berbagai Negara, masalah enis memang amat sering dipandang dan diselesaikan secara militer dan secara yuridis, yang secara taktis dalam jangka pendek hamper dapat dipastikan jelas akan berhasil menumpas gerakan  gerakan tersebut secara fisik. Pada satu sisi etnisitas tidak hanya merupakan sumber masalah potensial, namun setiap etnik jugamempunyai potensi khas yang dapat</p>
<p>disumbangkannya  kepada pembangunan nasional, disamping masalah khas yang dapat menimbulkan persoalan terhadap stabilias nasional Negara yang bersangkutan.<br />
Oleh karenanya setiap negara sesungguhnya berkepentingan untuk mendalami masalah etnik ini baik untuk memelihara perdamaian dalam negeri, dan mendayagunaka potensi yang dimilik etnik itu untuk memajukan pembangunan negara, maupun untuk mencegah dilakukannya kejahatan genocide yang tidak sesuai dengan hak asasi manusia.<br />
Menurut professor Kuntjaraningrat, paling sedikit ada lima macam sumber konflik antara suku suku bangsa yang terdapat pada negara negara yang sedang berkembang, termasuk Indonesia yaitu<br />
1.	warga dari dua suku bangsa masing masing bersaing dalam hal mendapatkan lapangan mata pencaharian hidup yang sama.<br />
2.	warga dari suku bangsa yang mencoba memaksakan unsure unsure dari kebudayaannya kepada warga dari suatu suku bangsa lainnya.<br />
3.	wwwarga dari suatu  suku bangsa mencoba memaksakan konsep konsep agamanya terhadap warga suku bangsa lainnya yang berbeda agama.<br />
4.	kalau satu suku bangsa berusaha mendominasi suatu suku bangsa lain secara politis.<br />
5.	jika sudah terdapat potensi konflik yang terpendam diantara suku bangsa itu sendiri.</p>
<p>EWP Tambunan mengisahkan pengalaman yang menarik ketika menjadi gubernur Sumatera Utara. Menurut beliau, suatu etnik akan duduk berdampingan, menerima etnik yang lain selam etnik lain tersebut menempati kedudukan sosial ekonomi yang lebih rendah. Namun begitu warga etnik lain tersebut kehidupannya membaik, mulai timbul konflik yang dimulai dan dicari perbedaan ; kalau agama berbeda, maka agama dijadikan isu ; kalau suku yang berbeda maka yang dijadikan isu adalah suku dan seterusnya.</p>
<p>INTEGRASI NASIONAL DAN NATIONAL BUILDING</p>
<p>Nsion adalah suatu entitas politik yang terdiri dari warga negara suatu negara nasional, dan biasanya berbeda latar belakang ras, etnik,agama dan golongannya satu sama lain, namun mempunyai kehendak yang kuat untuk bersatu dibawah payung negara nasional.<br />
Maka suatu negara nasional bertumpu pada suatu tali halus yang mengikat seluruh unsur negara, seperti berbagai ras, etnik dan golongan sudah ada sebelum adanya nation dan negara nasional,jadi secara kronologis nasion ada terlebih dahulu sebelum terbentuknya nagara nasional atau nation state. Pada sisi lain dalam suatu negara nasional yang bersifat multi etnik, berdirinya suatu nasioanal dan suatu nasion yang mendukung mau tidak mau, suka atau tidaksuka, ada suatu keharusan melakukan pengorbanan untuk bersikap loyal kepada negara nasional dan nasion yang baru terbentuk.<br />
Proses integrasi nasional secara struktural, proses ini terdiri dari proses uinterasi nasional secara vertikal dan proses integrasi nasional secara horizontal.. Proses secara horizontal mempunyai arti menyatukan berbagai jenis ras, etnik, dan golongan golongan yang ada yang benar benar merasa sebagai suatu bangsa.<br />
Sedangkan proses integrasi nasioanal secara vertikal mempunyai makna menyatukan seluruh rakyat yang beraneka ragam itu,yang hidup tersebar dalam suatu wilayah yang luas dibawah kepemimpinan masing masing sehingga bersedia menerima proyeksi kekuasaan dari suatu pemerintah pusat. Maka dilihat dari proses tersebut integrasi nasional secara vertikal biasnya juga disebut sebagai inegrasi politik. Proses integrasi nasional merupaka suatu proses yang kompleks, karena harus meliputi proses terurainya sikap primordial yang lama dan menata kembali sebagai komponen integral dari nasion yang baru, dan mempunyai harapan agar etniksitasnya dapat terlindungi,meningkatnya kesehjahteraan, serta membawa kearah masa depan yang lebih baik. Namun juga harus disadari dengan sangat mendalam bila terjadi pengalokasian politik, ekonomi dan proses sosial / alocation of political, economic and social resources diraskan tidak adil, sekelompok etnik merasa dirugikan maka etnik tersebut akan berpaling kembali kepada tatnan pranasional, hal ini berarti kesetiaan kepada etnik akan dihidupkan kembali.<br />
Proses integrasi nasional dinegara tercinta ini bersifat dinamis, oleh karena itu integrasi nasioanal yang sudah dicapai oleh bangsa ini pada suatu saat atau mungkin saat sekarang ini menagalami pemerosotan, baik karena blunder yang dilakukan oleh tokoh elite nasional, karena ethnic revivalism dari tokoh etnik, maupun karena subversi dari luar negeri. Jelas masalah etnik di Indonesia tidak dapat diabaikan begitu saja, Karena penga baian tersebut bukan berarti tidak adanya masalah etnik. Bangsa Indonesia yang multi etnik tentunya maslah etnik akan munculkepermukaan secara sporadis dan sifatnya bisa amat eksplosif,seperti kasus Aceh ( teredam mungkin untuk sementara waktu ), Irian Jaya atau Papua Barat (  yang masih bergolak walaupun dlam skala rendah ) dan tentunya pe ngalaman pahit yaitu Timor Timur yang sudah behasilmembentuk nasion dan nasion stste sendiri.</p>
<p>PERLU UNTUK DIRENUNGKAN OLEH BANGSA INDONESIA.</p>
<p>IRIAN JAYA<br />
Antara tahun  1949 – 1963 pemerintah kolonial Belanda sebenarnya telah meninggalkan bom waktu didaerah ini, yang berupa benih benih gerakan gerakan separtisme ( yang akhirnya dapat juga menghambat percepatan pembangunan ekonomi dan administrasi di Irian Barat ), dan membentuk Dewan New Guinea yang bersidang pada tanggal             19 Oktober 1961. Dalam sidang tersebut telah ditetapkan simbol simbol politik seperti bendera, lagu kebangsaan, nama negara Papua Barat, nama penduduk orang Papua, dan lambang negara ” Burung Mambruk”<br />
Dalam fase peralihan antara tahun 1963 – 1969, dibawah administrasi Republik Indonesia perkembangan keadaan didaerah ini mulai menggejolak lagi munculnya gerakan sparatis yang kemungkinan disebabkan oleh :<br />
1.	sikap sebagaian pejabat pemerintah didaerah tersebut seakan akan lebih hebat dibandingkan dengan penduduk setempat, sehingga penduduk asli menganggap mereka sebagai penjajah baru ( the new colonial masters)<br />
2.	beberapa oknum pejabat pemerintah mengangkut barang barang peningglan Belanda, hal ini memenyebabkan penduduk asli menganggap mereka sebagai perampok Irian<br />
3.	migrasi penduduk Sulawesi Selatan dan Tenggara sehingga secara langsung menggusur penduduk asli dari pasar pasar setempat<br />
4.	pendekatan keamanan dengan konteks stabilitas nasional,meneyebabkan berbaliknya mereka yang pernah mendukung menjadi Anti – Indonesia.<br />
5.	Lahirnya negara Papua Nugini pada tahun 1975 menimbulkan harapan baru bagi kalangan separtisme.<br />
6.	Kecemburuan akibat dialihkannya pembangunan dari Irian Jya ke Tiomor Timur   ( menjadikan terabaikan pembangunan di Irian Jaya )<br />
7.	Dominasi penduduk pendatang sehingga menyebabkan tersisihnya penduduk asli dari tanah persukuannya<br />
8.	Pandangan rendah pendatang baru terhadap penduduk asli.<br />
9.	Pemerintah lebih memperhatikan para transmigran dari pada penduduk asli, sehingga kesulitan untuk memperoleh peluang kerja.<br />
10.	Pengangkatan tokoh tokoh nasional sebagai kepala suku, yang kelangsungannya mengecewakan penduduk karenatidak menuneikan kewajibannya.<br />
Jadi dalam era sekarang ini, era globalisasi Tantangan NKRI dalam rangka integrasi nasional diseluruh  wilayah  kedaulatan RI masih akan tetap sama seperti dekade dekade sebelumnya ( kemungkinan kepentingan Internasional dan Regional terhadap Indonesia ), sekarang tinggal bagaimanakah upaya pemerintah, tokoh tokoh elite politk nasional meningkatkan kesejahteraan rkayat sesuai dengan kebutuhan rakyat setempat dan bukan atas persepsi dari pusat. ( sumber LEMHANAS DIREKTORAT KHUSUS</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gusmar1961.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gusmar1961.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gusmar1961.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gusmar1961.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gusmar1961.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gusmar1961.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gusmar1961.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gusmar1961.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gusmar1961.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gusmar1961.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gusmar1961.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gusmar1961.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gusmar1961.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gusmar1961.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=46&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/09/30/problematik-etnik-dalam-rangka-proses-integrasi-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dc01351d39218f5874255c4ff97d49?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gusmar1961</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen Mutu Pendidikan</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/09/30/manajemen-mutu-pendidikan/</link>
		<comments>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/09/30/manajemen-mutu-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 01:31:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gusmar1961</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gusmar1961.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Manajemen Mutu Pendidikan Rasionalisasi Maju atau tidaknya suatu bangsa diukur dari seberapa maju pendidikan yang telah dicapai. Konteks ini sama halnya dengan sebuah mesin pendidikan yang digelar disekolah, dan apakah sekolah telah atau sudah melakukan pencerahan terhadap anak anak didik atau kah tidak.Yang jelas selama ini atau sepanjang sejarah pendidikan yang dilakukan belum banyak ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=44&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Manajemen Mutu Pendidikan</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Rasionalisasi</p>
<p style="text-align:left;">Maju atau tidaknya suatu bangsa diukur dari seberapa maju pendidikan yang telah dicapai. Konteks ini sama halnya dengan sebuah mesin pendidikan yang digelar disekolah, dan apakah sekolah telah atau sudah melakukan pencerahan terhadap anak anak didik atau kah tidak.Yang jelas selama ini atau sepanjang sejarah pendidikan yang dilakukan belum banyak ada kemajuan luar biasa yang didapat dan disumbangkan kepada kepada negeri ini. Oleh sebab itulah merupakan suatu hal wajar pendidikan yang telah dilakukan selama ini belum mampu menjaditulang punggung bagi perubahan pemikiran anak anak didik. Adakah yang tidak tepat dalam persoalan tersebut ? Jawabannya pasti berujung pada ketidak seriusan proses pembelajaran yang digelar didalam kelas, proses belajar  yang masih berpusat pada guru, ketidak mampuan tenaga pedidik melaksanakan pengelolaan kelas, ditambah lagi pemerintah masih setengah hati dalam merumuskan  gagasan besar kurikulum  dengan paradigma mencerahkan peserta didik. Seolah pendidik bersama pihak sekolah hanya mengerjakan tugas pendidikan sebagai kegiatan formalitas semata. Upaya untuk mengerjakan tugas pendidikan sebagai alat mencerdaskan kehidupan bangsa masih sebatas retorika.Lebih ironis lagi, kegiatan pembelajaran dalam kelas kurang mengenal kebebasan dan kurang komunikatif. Pendidikan yang digelar didalam kelas kebanyakan masih monoton layaknya terkesan sebagai latihan militer.Semua dipandang serius dan menegangkan, membosankan dan membawa anak didik pada proses pembelajaran yang tidak menyenang kan. Kesemua itu kalau kita cari benang merahnya, bahwa konteks pembelajaran yang kaku tersebut lahir karena konsep dan praktik kurikulum yang belum berbasis pada kebutuhan bangsa. Pendekatan pembelajaran yang mampu menghargai anak anak didik sebagai manusia otonom agar mereka dimanusiakan belum terlaksana sepenuhnya. Pendekatan pembelajaran yang lebih menekankan pada kebutuhan anak anak didik belum mampu dijalankan</p>
<p>Pembangunan Pendidikan</p>
<p>Dalamkegiatan pembelajaran atau dalam kelas, akan dapat berlangsung dengan lancar, kodusif, interkatif, dan lain sebagainya apabila dilandasi oleh  dasar kurikulum yang baik dan benar. Jadi intinya baik buruknya hasil pendidikan berada pada kurikulum, apakah mampu   membangun kesadaran kritis terhadap peserta didik atau kah tidak.</p>
<p>Adanya peserta didik yang memiliki pandangan luar biasa dan berfikir kedepan disebabkan oleh kurikulum yang dapat membuka mindset peserta didikyang progresif. Banyaknya psesrta didik yang belum dapat berfikir kritis dan tidak begitu memahami realitas sosial disebabkan oleh kurikulum yang menggiring kepada peserta didik pada proses pembelajaran tekstual, bukan pada pendidikan / pembelajaran kontekstual. Rancangan dan pembuatan kurukulum hanya menjadi proyek tahunan atau periode tertentu yang kemudian akan habis masa berlakunya ketika kepemimpinannya juga berakhir. Kondisi demikian sangat mengesankan bahwa kurikulum lebih diarahkan pada kepentingan pragmatis golongan tertentu,sedangkan kepentingan bersama yang mencakup nasib anak bangsa dan masa depan pendidikan diabaikan begitu saja. Hal tersebut terbukti bahwa kurikulum dinegara ini dimulai tahun 1968 kemudian 1975, 1984, 1994, 2004, 2006, hal tersebut menjadi bukti  politik bahwa kurikulum tidak pernah lepas dari  cengkeraman kepentingan politik. Prof. Dr. Nasution. MA mengatakan bahwa kurikulum dianggap bermakna bila bahan pelajaran dihubungkan atau didasarkan atas pengalaman anak dalam kehidupan sehari hari, misalnya membicarakan masalah nyata seperti soal kesehatan, kecelakaan lalu lintas dan sebagainya. Topik ini  dapat diajarkan dengan menggunakan bahan dari berbagai disiplin ilmu, seperti biologi, fisika, kimia, matematika, geografi, sejarah dsbnya. Bahkan, yang dijadikan bahan kurikulum bukan hanya disiplin ilmu, melainkan, prosesnya. Peserta didik harus diajarkan berfikir kritis, menemukan, memecahkan masalah dan lain sebagainya. Oleh karena karenanya, ketika hal hal demikian mampu diperhatikan dengan baik maka hasil pendidikan pun diyakini akan berhasil. Dengan demikian dasar pemikiran dalam rangka menyusun suatu kurikulum perlu dipertimbangkan tentang :</p>
<p>Pertama kurikulum dirancang yang sedimikian rapi, akurat dan dapat melahirkan hubungan yang erat antara mata pelajaran satu dengan lainnya.</p>
<p>Kedua kurikulum harus bersifat fleksibel dan kontekstual dengan kepentingan pendidikan.</p>
<p>Ketiga Kurikulum hendaknya disusun bersama para guru dan sejumlah elemen lain yang menggunakan kepentingan bersama demi tujuan pendidikan ditingkat daerah dan tetap berdasrkan  kepada tujuan pendidikan nasional.</p>
<p>Keempat Kurikulum hendaknya mencakup segala pengalaman anak dibawah pimpinan sekolah. Jadi kurikulum tidak hanya memuat mata pelajaran yang di berikan didalam kelas, namun juga meliputi segala kegiatan yang mengandung unsur kegiatan pendidikan, seperti pramuka, teater, segala jenis rekreasi,olah raga dll.</p>
<p>Kelima kurikulum hendaknya berpusat pada persoalan persoalan sosial dan pribadi yang mempunyai makna untuk anak dalam kehidupan sehari hari, membantu anak supaya mampu berhadapan dengan situasi situasi dalam hidupnya agar berfikir dewasa dan matang.</p>
<p>Keenam Kurikulumharus disusun dan dilaksanakan sebagai sarana mencapai cita cita nasional yang berlandaskan pada filsafat negara. Jadi sekolah mempunyai tanggung jawab dalam pembentukan masyarakat Indonesia yang bersatu dan menempatkan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan.</p>
<p>Ketujuh Kurikulum diusahakan dapat memberikan pengalaman yang luas dan bermakna kepada peserta didik dan tidak hanya bersifat tekstual.</p>
<p>Kedelapan Kurikulum diupayakan pengaturannya yang akomodatif sehingga peserta didik dapat mempelajari teknik belajar, cara kerja yang efektif, dan memecahkan masalah.</p>
<p>Kesembilan Perumusan kurikulum dupayakan memberikan kepada peserta didik untuk memberikan kesempatan mengembangkan minat dan bakatnya masing m,asing.</p>
<p>PENGEMBANGAN KURIKULUM</p>
<p>Karena kurikulum merupakan ruh nya pendidikan dalam rangka mengopti malkan potensi peserta didik dalam segala aspek keampuannya maka muatannya paling tidak harus dapat diaktualisasikan secara konkret dan praktis. Sehingga pengembangan kurikulum dapat membuka suatu kesempatan kesempatan baru bagi proses pendidikan yang lebih baik dan dinamis. Jadi pengembangan kurikulum tidak lah semata berdasrkan kebutuhan realitas yang dpat ditangkap melalui panca indera, namun juga hati,pikiran dan insting masa depan.Oemar Hamalik, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai pengembangan kurikulum, harus berpedoman pada :</p>
<p>1.	Berorientasi pada tujuan, pengembangan kurikulum didasarkan pada tujuan pendidkan nasional.</p>
<p>2.	Relevan, pengembangan kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan siswa sehingga pendidikan dapat menyentuh realitas.</p>
<p>3.	Efisien dan Efektif, pengembangan kurikulum harus mempertimbang kan aspek efisiensi dana, waktu, tenaga, dan sumber sumber yang tersedia sehingga dapat membuahkan hasil yang memuaskan</p>
<p>4.	Fleksibelitas, pengembangan kurikulum harus terkait dengan kebutuhan dalam suatu wilayah tertentu.misalnya peserta didik yang berada pada alam kelautan maka kurikulum yang dikembangkan harus memuat pendidikan yang bernuansa pembudidayaan kelautan, dst nya</p>
<p>5.	Kontinuitas, Kurikulum dibangun secara berkesinambungan tanpa kepentingan kepentingan tertentu oleh pihak tertentu.</p>
<p>6.	Keseimbangan, memperhatikan antara mata ajar dan aspek perilaku yang ingin dikembangkan sehingga dapat memberikan sumbangsih yang besar bagi perkembangan pribadi peserta didik.</p>
<p>7.	Terpadu, pelaksanaannya harus dirancang dan dilaksanakan secara terpadu mulai dari aspek mata ajarnya, perilakunya, serta melibatkan semua pihak.</p>
<p>8.	Mutu, agar kurikulum memiliki  bobot yang baik maka kualitas pendidik,kegiatan belajar mengajar ( metode mengajar, media pembelajaran ) dan beberapa aspek penting lainnya yang dapat menun jang peningkatan dan perbaikan pendidikan.</p>
<p>( sumber dianaranya Panduan menciptakan mutu pendidikan berbasis kurikulum yang progresif Dan  inspiratif</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gusmar1961.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gusmar1961.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gusmar1961.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gusmar1961.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gusmar1961.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gusmar1961.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gusmar1961.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gusmar1961.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gusmar1961.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gusmar1961.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gusmar1961.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gusmar1961.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gusmar1961.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gusmar1961.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=44&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/09/30/manajemen-mutu-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dc01351d39218f5874255c4ff97d49?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gusmar1961</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ULANGAN TENGAH SEMESTER 2 2008/2009 KELAS AKSELARASI</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/01/30/ulangan-tengah-semester-2-20082009-kelas-akselarasi/</link>
		<comments>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/01/30/ulangan-tengah-semester-2-20082009-kelas-akselarasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 01:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gusmar1961</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gusmar1961.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[  1.      Perhatikan gambar (The map of Ancient Bandung as Pre-historical Lake) dan teks berikut ini. The city history dates from 1488 when the first reference to Bandung exists. But from ancient archaeological finds, we know the city was home to Australopithecus, Java Man. These people lived on the banks of the Cikapundung in north [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=38&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>1.<span>      </span></span></span><span lang="IN">Perhatikan gambar (<em>The map of Ancient Bandung as Pre-historical Lake</em>) dan teks berikut ini.</span></p>
<p><!--[if gte vml 1]&gt;                     &lt;![endif]--><em><span lang="IN"></p>
<div id="attachment_40" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-40" title="sej_mid2_0809_aksel" src="http://gusmar1961.files.wordpress.com/2009/01/sej_mid2_0809_aksel.jpg?w=300&#038;h=213" alt="Ancient Bandung" width="300" height="213" /><p class="wp-caption-text">Ancient Bandung</p></div>
<p>The city history dates from <strong>1488</strong> when the first reference to Bandung exists. But from ancient archaeological finds, we know the city was home to <strong>Australopithecus</strong>, Java Man. These people lived on the banks of the <strong>Cikapundung</strong> in north Bandung, and on the shores of the <strong>Great Lake of Bandung</strong>. Flint artefacts can still be found in the Upper <strong>Dago</strong> area and the Geological Museum has displays and fragments of skeletal remains and artefacts</span></em><span lang="IN">. </span></p>
<p align="right"><span lang="IN">Sumber : </span><span lang="IN">www.geocities.com/bandungcity</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dari teks tersebut dapat diketahui bahwa &#8230; .</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">terdapat manusia purba (manusia jawa, <em>Australopithecus</em>) yang tinggal di sekitar danau Bandung </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IN">manusia purba jenis <em>Australopithecus</em> (manusia jawa) ditemukan di Bandung pada tahun 1488</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">Bandung berasal dari sebuah danau besar yang sumber airnya berasal dari Sungai Cikapundung</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">Museum geologi menyimpan bukti-bukti peninggalan manusia bandung setelah penemuan tulisan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">Dago atas merupakan tempat penemuan barang-barang logam peninggalan manusia purba </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Prof. Moh Yamin berpendapat bahwa asal bangsa      Indonesia adalah dari daerah Indonesia sendiri. Bahkan bangsa-bangsa lain      yang ada di wilayah Asia ada yang berasal dari dari daerah Indonesia. (I      Wayan Badrika, 2004 : 121).</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pernyataan tersebut didasarkan pada argumen bahwa &#8230; . </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">fosil dan artefak lebih banyak dan lebih lengkap ditemukan di wilayah Indonesia dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Asia</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IN">bangsa yang bermukim di wilayah Indonesia memiliki banyak persamaan dengan bangsa-bangsa pada daerah Madagaskar dan Formosa</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">bangsa yang mendiami daerah pesisir Melayu berasal dari Sumatera yang bercampur dengan bangsa Mongol (kemudian dikenal sebagai bangsa Proto Melayu)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">bangsa Indonesia berasal dari daerah Campa yang menyebar di wilayah kepulauan dengan menggunakan perahu-perahu bercadik</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">bangsa-bangsa yang berbahasa Austronesia berasal dari Indonesia, kemudian menyebar ke Indo China dan pasifik</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">3.<span>  </span>DR. R. Soekmono berpendapat bahwa asal manusia di Indonesia adalah Tiongkok. (DR. R. Soekmono, 1991 : 36).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Salah satu argumen terhadap pernyataan tersebut adalah &#8230; . </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">bangsa-bangsa yang berbahasa Austronesia berasal dari Indonesia, kemudian menyebar ke Indo China dan pasifik</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IN">fosil dan artefak lebih banyak dan lebih lengkap ditemukan di wilayah Indonesia dibandingkan dengan di wilayah Tiongkok</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">bangsa yang bermukim di wilayah Indonesia memiliki banyak persamaan dengan bangsa-bangsa pada daerah Formosa (Filipina)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">jumlah penemuan manusia purba yang sejenis dengan pithecantrhopus erectus lebih banyak ditemukan di Tiongkok (Sinantropus Pekinensis)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">bangsa yang mendiami daerah pesisir Melayu berasal dari Sumatera yang bercampur dengan bangsa Mongol (kemudian dikenal sebagai bangsa Proto Melayu)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">4.<span>   </span>Penemuan-penemuan arkeologis menunjukkan bahwa <strong><em>Pithecanthropus Erectus, Homo Soloensis</em></strong>, dan<strong><em> Homo Wajakensis</em></strong>, hidup dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan pada masa <strong><em>Paleolithicum</em></strong> (batu tua).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Manakah benda berikut ini yang merupakan peninggalan manusia-manusia purba tersebut ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">kapak persegi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IN">gerabah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">kapak genggam</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">nekara</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">kapak lonjong</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">5. Penemuan-penemuan arkeologis menunjukkan bahwa <strong><em>Pithecanthropus Erectus, Homo Soloensis</em></strong>, dan<strong><em> Homo Wajakensis</em></strong>, hidup dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan pada masa <strong><em>Paleolithicum</em></strong> (batu tua).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Manakah hal berikut ini yang termasuk ciri kehidupan masyarakat zaman palaeolithicum ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">mengenal peralatan dari batu halus</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IN">mengenal peralatan dari tulang untuk berburu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">mengenal moko sebagai alat pemujaan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">alat-alat dibuat dari batu yang masih kasar</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">kerajinan logam menggunakan teknik bivalve</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">6. Salah satu alasan manusia hidup menetap pada masa <em>food producing</em> (masa bercocok tanam) ialah… </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">kodrat manusia untuk hidup berkelompok</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IN">penemuan gua-gua untuk tempat tinggal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">sering terjadi peperangan dengan suku lain</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">jumlah anggota kelompok semakin besar</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">terjadinya perkawinan/sistem kekerabatan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">7. </span><span lang="IN">Perhatikan fungsi benda-benda peninggalan masa <em>megalithicum</em> Indonesia berikut ini ! </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">- Menhir <span>                       </span>: tugu upacara penghormatan roh nenek moyang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">- Dolmen <span>                      </span>: meja tempat meletakkan sesaji</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">- Sarkofagus <span>     </span><span>            </span>: peti mayat dari batu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hal tersebut menunjukkan bahwa benda-benda tersebut berhubungan dengan &#8230; .</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">kehidupan sehari-hari<span>          </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>B.<span>     </span></span></span><span lang="IN">roh nenek moyang<span>  </span><span>            </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">penguburan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">pengorbanan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">kepercayaan </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">8. Fungsi menhir adalah &#8230; .</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" align="left"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">untuk pemujaan terhadap dewa<span>      </span></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" align="left"><span lang="IN"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IN">alat pemujaan terhadap roh nenek moyang </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" align="left"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">alat untuk meminta hujan</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" align="left"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">alat untuk mengusir roh jahat</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" align="left"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">tempat meletakkan sesajen</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" align="center"><strong><span lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">9. Ciri-ciri kehidupan masyarakat zaman <strong><em>Palaeolithicum</em></strong> adalah &#8230; .</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IN"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IN">mengenal peralatan dari batu halus </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IN"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IN">mengenal peralatan dari tulang untuk berburu </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IN"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IN">mengenal moko sebagai alat pemujaan</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IN"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IN">alat-alat dibuat dari batu yang masih kasar</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IN"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IN">sudah mengenal sistem bercocok tanam</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">10. Manusia pra sejarah mengenal kebudayaan spiritual yang diwujudkan dengan lambang-lambang tertentu seperti &#8230; .</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IS"><span>A.<span>     </span></span></span><span lang="IS">bangunan batu besar berbentuk tiang</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IS"><span>B.<span>      </span></span></span><span lang="IS">gambar di dinding gua atau di meja batu</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IS"><span>C.<span>     </span></span></span><span lang="IS">kapak genggam dan kapak perimbas</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IS"><span>D.<span>     </span></span></span><span lang="IS">patung-patung nenek moyang dari kayu</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><span lang="IS"><span>E.<span>      </span></span></span><span lang="IS">menyediakan sesajen </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">11. Manakah perbandingan tentang masa <strong><em>paleolithicum</em></strong> dengan <strong><em>neolithicum</em></strong> yang benar ?</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="38">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span lang="IS"> </span></strong></p>
</td>
<td width="265">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span lang="IS">Paleolithicum</span></strong></p>
</td>
<td width="265">
<p class="MsoHeading7" align="center"><strong><span lang="IS">Neolithicum</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="IS">A.</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Alat-alatnya belum dibentuk   dan belum dihaluskan</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Alat-alatnya sudah dibentuk   dan dihaluskan</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="IS">B.</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Telah mengenal penggunaan   api</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Belum mengenal penggunaan   api</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="IS">C.</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Sistem kepercayaannya   monotheisme</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Sistem kepercayaannya   polytheisme</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="IS">D.</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Bertempat tinggal di gua-gua</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Bertempat tinggal di   pohon-pohon</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="38" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="IS">E.</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Mengenal teknik pembuatan   rumah</span></p>
</td>
<td width="265" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">Mengenal teknik pengolahan   logam</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">12. Perubahan kehidupan manusia dari masa <strong><em>food gathering</em></strong> ke masa <strong><em>food producing</em></strong><em> </em>terutama tampak pada … .</span></p>
<h5><span lang="IS"><span>A.<span>                 </span></span></span><span lang="IS">kemampuan menciptakan tulisan<span>           </span>D. <span>       </span>tata pengaturan irigasi persawahan</span></h5>
<h5><span lang="IS"><span>B.<span>                  </span></span></span><span lang="IS">keahlian membuat peralatan dari batu <span>  </span>E. <span>        </span>cara memperoleh makanan</span></h5>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"><span>C.<span>                 </span></span></span><span lang="IS">penguasaan teknik membuat bangunan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">13. Hasil penelitian sejarawan menunjukkan hal berikut ini. </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent"><em><span lang="IS">“<span>  </span>Dalam kehidupan, manusia prasejarah yakin bahwa arwah nenek moyang mereka selalu melindungi mereka, tetapi juga akan menghukum mereka apabila melakukan hal-hal yang melanggar adat.”</span></em></p>
<p class="MsoBodyTextIndent2"><span lang="IS">Pernyataan tersebut menunjukkan salah satu bentuk kepercayaan manusia prasejarah Indonesia, yaitu berupa &#8230; .</span></p>
<h5><span lang="IS"><span>A. <span>               </span></span></span><span lang="IS">Polytheisme<span>      </span><span>                                    </span>D.<span>        </span>Monotheisme</span></h5>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"><span>B. <span>               </span></span></span><span lang="IS">Animisme <span>        </span><span>                                    </span>E.<span>         </span>Dinamisme </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"><span>C. <span>               </span></span></span><span lang="IS">Totemisme </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IS">14. </span><span lang="IN">Perbandingan yang benar tentang ciri sosial masyarakat pada masa <strong><em>food gathering</em></strong> dengan masyarakat pada masa <strong><em>food producing</em></strong> adalah … .</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><em><span lang="IN">Food Gathering</span></em></strong></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><em><span lang="IN">Food Producing</span></em></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">A.</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hidup menetap</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hidup berpindah-pindah</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">B.</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tinggal di gua-gua</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tinggal di rumah pohon</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">C.</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Mengenal sistem kekerabatan</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Belum mengenal kekerabatan</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">D.</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pernikahan diatur adat</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pernikahan diatur kepala suku</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">E.</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hidup dalam kelompok kecil</span></p>
</td>
<td width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hidup dalam kelompok besar</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">15. Buatlah perbandingan yang benar tentang ciri masyarakat pada masa <strong><em>food gathering</em></strong> dengan masyarakat pada masa <strong><em>food producing</em></strong> pada 3 unsur berikut ini !</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
</td>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><em><span lang="IN">Food Gathering</span></em></strong></p>
</td>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><em><span lang="IN">Food Producing</span></em></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Cara memperoleh makanan</span></p>
</td>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><em><span lang="IN"> </span></em></strong></p>
</td>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><em><span lang="IN"> </span></em></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Jumlah anggota kelompok</span></p>
</td>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
</td>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Nomaden atau menetap ?</span></p>
</td>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
</td>
<td width="192" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoBodyTextIndent2"><span lang="IN">(Skor maksimal 6)</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gusmar1961.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gusmar1961.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gusmar1961.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gusmar1961.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gusmar1961.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gusmar1961.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gusmar1961.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gusmar1961.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gusmar1961.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gusmar1961.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gusmar1961.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gusmar1961.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gusmar1961.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gusmar1961.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=38&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/01/30/ulangan-tengah-semester-2-20082009-kelas-akselarasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dc01351d39218f5874255c4ff97d49?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gusmar1961</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gusmar1961.files.wordpress.com/2009/01/sej_mid2_0809_aksel.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sej_mid2_0809_aksel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SOSIALISASI DAN KEPRIBADIAN</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/01/03/sosialisasi-dan-kepribadian/</link>
		<comments>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/01/03/sosialisasi-dan-kepribadian/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 05:25:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gusmar1961</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gusmar1961.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[IV SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN Standar Kompetensi : Menerapkan nilai dan norma dalam proses pembentukan Kepribadian Kompetensi Dasar : Siswa mampu menjelaskan sosialisasi sebagai proses dalam pembentukan kepraibadian Materi selayang pandang Sosialisasi adalah sebuah proses mempelajari dan menghayati norma serta perilaku yang selaras dengan peran peran social yang berlaku dalam suatu masyarakat. Proses sosialisasi adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=35&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IV SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN  Standar Kompetensi : Menerapkan nilai dan norma dalam proses pembentukan Kepribadian  Kompetensi Dasar : Siswa mampu menjelaskan sosialisasi sebagai proses dalam pembentukan kepraibadian  Materi selayang pandang  Sosialisasi adalah sebuah proses mempelajari dan menghayati norma serta perilaku yang selaras dengan peran peran social yang berlaku dalam suatu masyarakat. Proses sosialisasi adalah proses penyesuaian diri atau adaptasi seseorang terhadap masyarakat atau kehidupan kelompok tempat ia bergaul dalam kehidupannya.  Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang individu dengan system kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian situasi.  Faktor factor pembentuk kepribadian : 1.	Warisan biologis 2.	lingkungan fisik 3.	kebudayaan 4.	pengalaman kelompok 5.	pengalaman unik  Sejumlah manusia dalam suatu masyarakat memiliki pola interaksi yang khas yang disebut kebudayaan,  sedangkan kepribadian diwujudkan dalam diri individu dan kelakuan nya. Digambarkan oleh Soekanto, individu dan kepribadian sebagaimana masyarakat dan kebudayaan. Dengan demiki an kepribadian, masyarakat, dan kebudayaan memiliki hub ungan yang sangat erat satu dengan lainnya.  Macam macam kepribadian : 1.	kepribadian individu 2.	kepribadian umum 3.	kepribadian barat dan kepribadian timur  Terdapat beberapa kebudayaan khusus yang mempengaruhi Kepribadian : 1.	kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan 2.	kebudayaan khusus atas dasar kelas sosial 3.	kebudayaan khusus atas dasar agama 4.	kebudaayaan khusus atas dasar profesi.  &#8212; Be your self&#8212;n  INFO SOSIAL SOSIALISASI ANAK DARI KELUARGA GOLONGAN PEGAWAI  TINGGI DISEBUAH KOTA DI INDONESIA.  Sejak dilahirkan seorang bayi mungil itu sudah menghadapi beberapa individu. Ia menge  nal mengenal lingkungan masyarakat kecil, yang terdiri atas ibu, seorang juru rawat, neneknya dan kakeknya. Dalam kontak dengan ke empat orang tadi,ia memperoleh perlakuan mereka dengan perhatian, kas sayang dan cinta. Maka, dimulaiah belajar kebiasaan pertama, yaitu makan dan tidur pada saat saat yang teratur. Disamping memperoleh perlakuan dan perhatian kasih sayang dari ibunya, ia juga mendapatkan perhatian dari kakak kakaknya      Perhatian juga datang dari beberapa saudara tua lain yang  kebetulan menumpang pada orang tuanya, juga dari beberapawanita pembantu rumah tangga, yang mempunyai tugas khusus. Ketika memasuki tahun tahun pertama, kedua, ketiga dan seterusnya, dengan susah payah dan disertai banyak konflik, ia harus menyesuaikan segalakeinginan dirinya dengan orang orang tersebut. Interaksi dengan lingkungan sosialnya menjadi lebih intensif, manakala ia mengembangkan bahasanya, sehingga ia dapat mencurahkan isi hatinya dengan lebih jelas. Memasuki masa kanak kanak, ia juga diperkenalkan kepada paman daan bibinya ,dan ke pada para tetangga kenalan ayah dan ibu.nya. Ia juga mulai bermain dengan anak anak  tetangga di halaman rumah.Dalam masa itulah ia mulai belajar mengenal berbagai peranan sosial. Kakak kakak dan teman temanya yang lebih tua acapkali dimenangkan dan mempunyai hak lebih banyak. Sering kali ia dipaksa untuk mengikuti kemajuan orang lain dengan berbagai ancaman yang mereka berikan. Memasuki masa sekolah,ia mulai mengenal arti dari perbedaan perbedaan antara jenis kelamin yang lazim dalam masyarakatnya. Jika hasrat cinta tumbuh pada masa remaja, ia harus belajar menyesuaikan diri dengan aturan kebudayaan  dan adata istiadat yang terdapat dalammayarakatnya. Demikianlah, dalam proses selanjutnya terdapat aturan  aturan yang berpengaruh pada semua individu dalam setiap lingkungan sosialnya. ( prof. Dr. Koenjaraningrat )  &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oooooooooooooooo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gusmar1961.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gusmar1961.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gusmar1961.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gusmar1961.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gusmar1961.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gusmar1961.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gusmar1961.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gusmar1961.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gusmar1961.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gusmar1961.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gusmar1961.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gusmar1961.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gusmar1961.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gusmar1961.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=35&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusmar1961.wordpress.com/2009/01/03/sosialisasi-dan-kepribadian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dc01351d39218f5874255c4ff97d49?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gusmar1961</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KECERDASAN GANDA</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/12/13/kecerdasan-ganda/</link>
		<comments>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/12/13/kecerdasan-ganda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 02:17:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gusmar1961</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gusmar1961.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[ANUGERAH TUHAN KEPADA MANUSIA YANG BERUPA KECERDASAN GANDA ATAU MULTIPLE INTELEGENSI Istilah kecerdasan ganda bukanlah suatu halyang baru bagi para pendidik.Namun dalam perkembangannya dan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan,ilmu tentang kecerdasanpun juga berkembang, sehingga banyak berbagai disiplin ilmu melakukan penelitian tentang otak manusia. Prof. Robert Ornstein dari Universitas California, meneliti tentang potensi otak dan ciri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=30&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<h3 style="text-align:center;"><span lang="ES">ANUGERAH TUHAN KEPADA MANUSIA YANG BERUPA KECERDASAN GANDA ATAU MULTIPLE INTELEGENSI</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span lang="ES"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES">Istilah kecerdasan ganda bukanlah suatu halyang baru bagi para pendidik.Namun dalam perkembangannya dan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan,ilmu tentang kecerdasanpun juga berkembang, sehingga banyak berbagai disiplin ilmu melakukan penelitian tentang otak manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal">Prof. Robert Ornstein dari Universitas California, meneliti tentang potensi otak dan ciri ciri fisiknya.Ternyata telah diketemukan bahwa otak manusia memiliki kemampuan yang jauh lebih besar dari pada yang kita bayangkan. Otak manusia terdiri  dari <span class="Heading3Char"><span style="font-size:13pt;">dua belahan </span></span>yaitu <span> </span>otak belahan kanan dan otak belahan kiri. <span class="Heading3Char"><span style="font-size:13pt;">Belahan kanan</span></span> mengendalikan menangani aktifitas aktifitas yang mencakup imajinasi, warna, musik, irama dan ritme, melamun dan aktifitas sejenisnya. Sedangkan pada otak <span class="Heading3Char"><span style="font-size:13pt;">belahan kiri </span></span>mengendalikan akifitas aktifitas mental yang mencakup matematika, bahasa, logika, analisis, menulis, dan aktifitas lainnya yang <span> </span>sejenis.  Sementara itu Prof<span> </span>Howaet garden  seorang ahli psikologi kognitif dari Harvart Universty, terkait yang meneliti tentang kecerdasn manusia,  dikatakan bahwa IQ tidakboleh dianggap sebagai tinggi rendahnya tekanan darahmanusia, dan kecerdasan seseoarang tidak dapat diukur secara mutlak oleh tes tes IQ. Ia mengatakan bahwa tes IQ hanya mampu mengukur kemampuan seseorang dalam mengerjakan tes IQitu saja.  Selanjutnya ia mengatakan bahwa setiap orang memiliki beberapa kecerdasan, tidak hanya satu kecerdasan. Ia menyebutnya kecerdasan ganda atau multiple inlegensi. Secara tegas yang dimaksud dengan kecerdasan ganda adalah kemampuan untuk memecahkan masalah atau menciptakan produk produk yang bernilai dalam satu latar belakang tertentu..Artinya setiap orang jika dihadapkan pada satu masalah ,ia memiliki sejumlah kemampuan untuk memecahkan masalah yang berbeda sesuai dengan konteksnya. Walaupun Omstein, Gardner menyebutkan bahwa itelegensi seseorang terdiri dari “ linguistik,  logis matematik, visual spasial, kinestika, interpersonal, intrapersonal,musical dan naturalis. Perbedaan pendapat antara Omstein dan Gardner tidak memisahakan letak jenis jenis intelgensia di belahan otak. Ia mengemukakan bahwa jenis jenisintelegensi tersebut harus dikembangkan secara berimbang, agar setiap individu dapat mengembangkan seluruh kemampuannya secara maximal.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">JENIS JENIS INTELEGENSI</p>
<p class="MsoNormal">Ada delapan jenis intelegensi yang dikemukan oleh Howard Gardner, yaitu</p>
<p class="MsoNormal">
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal">Intelegensi      Linguistik, mencakup kemampuan berfikir dengan kata kata , seperti      kemampuan untuk memahami dan merangkai kata kata dan kalimat baik secara      lesan maupaun tulisan. Karakteristik individu yang menunjukan kemampuan      linguistic nya adalah :
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal">senang       mrmbaca buku atau apa saja, mendongeng dan bercerita</li>
<li class="MsoNormal">senang       berkomunikasi, berbicara, berdialog,berdiskusi, dan senang berbahasa       asing.</li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI">Pandai merangkai kata kata baik       lesan maupun tertulis.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI">Senangmedengarkan musikdansebagainya       dengan baik</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI">Pandai mengingat dan menghafal.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI">Humoris</span></li>
</ul>
</li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span lang="FI">2.<span> </span>Intelegensi logis matematical</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI"><span> </span>Adalah kemampuan berfikir dalam penalaran atau menghitung, seperti<span> </span>kemampuan menelaah masalah secara logis, ilmiah dan matematis. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"><span> </span>Karakter individu menunjukan kemampuan logis matematical diantaranya :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">senang bereksperimen, bertanya, menyususn teka teki</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">senang mengoganisasikan sesuatu dan senang berhitung</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">mampu berfikir logis baik induktif maupun deduktif</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">senang silogisme</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">berfikir atraktif dan simbolis<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>@<span> </span>Intelegensi visual spasial</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>Adalah kemampuan berfikir dalam citra dan gambar, biasanya ditandai dengan kebiasaan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">senang merancang sketsa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">Imajinasinya aktif</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">Mempunyai persepsi yang tepat dari berbagai sudut</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>3.<span></span>Intelegensi musicall</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span><span> </span>Adalah kemampuan berfikir dengan nada, irama, dan melodi </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="PT-BR">juga pada sauara alam, kebiasaannya adalah </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">pandai mengubah,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">senang dan pandai menyanyi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">peka terhadap suara dan musik</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>4.Intelegensi kinestia tubuh</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span><span> </span>Adalah kemampuan yang berhubungan dengan gerakan tubuh termasuk gerakan motorik otak yang mengendalikan tubuh seperti kemampuan untuk mengendalikan dan menggunakan badan dengan mudah dan cekatan.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">pandai dan aktif olah raga tertentu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">mudah berekspresi dengan tubuh</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">senang bergerak dan tidak dapat dian dalam waktu yang relatif lama.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>5. Intelegensi Intrapersonal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>Adalah kemampuan berfikir untukmemahami diri sendiri, melakukan refleksi diri dan bermetakognisi,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">mampu introspeksi diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">berjiwa independe atau bebas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">sadar akan realitas spiritual dll</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>6. Intelegensi interpersonal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>Adalah kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi denagan orang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">mampu berorganisasi, menjadi pepimpin dalam bergrganisasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK">mampu bersosialisasi, menjadi mediator dll</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:60pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="NO-BOK"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="NO-BOK"><span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK"><span> </span>7. Intelegensi Naturalis</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI"><span> </span>Adalah kemampuan untuk memaham igejala gejala alam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="ES"><span> </span>-senang tehadap flora dan fauna.dll</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gusmar1961.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gusmar1961.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gusmar1961.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gusmar1961.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gusmar1961.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gusmar1961.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gusmar1961.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gusmar1961.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gusmar1961.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gusmar1961.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gusmar1961.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gusmar1961.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gusmar1961.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gusmar1961.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=30&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/12/13/kecerdasan-ganda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dc01351d39218f5874255c4ff97d49?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gusmar1961</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ujian Akhir Semester I Kelas Aksel 2008/2009</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/11/26/ujian-akhir-semester-i-kelas-aksel-20082009/</link>
		<comments>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/11/26/ujian-akhir-semester-i-kelas-aksel-20082009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 04:33:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gusmar1961</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Sumaryono]]></category>
		<category><![CDATA[Aksel]]></category>
		<category><![CDATA[akselarasi]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[SMA 1 Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Smast]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gusmar1961.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[  UJIAN AKHIR SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2008/2009   Mata Pelajaran                     : SEJARAH Kelas                                   : X AKSELARASI   Kerjakanlah seluruh tugas dalam buku catatan! Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat! 1. Sejarah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena &#8230;. a.          sejarah mempelajari peristiwa masa lalu manusia b.         peristiwa sejarah hams diproses oleh manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=28&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" align="center"> </p>
<p class="MsoNormal" align="center"><span>UJIAN AKHIR SEMESTER I</span></p>
<p class="MsoNormal" align="center"><span>TAHUN PELAJARAN 2008/2009</span></p>
<p class="MsoNormal" align="center"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Mata Pelajaran<span>                     </span>: SEJARAH</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kelas<span>                                   </span>: X AKSELARASI</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Kerjakanlah seluruh tugas dalam buku catatan!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!</span><span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>1. Sejarah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena </span><span>&#8230;.</span><span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>a.</span><span><span>          </span><span>sejarah mempelajari peristiwa masa lalu manusia</span></span><span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>         </span><span>peristiwa sejarah hams diproses oleh manusia</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>          </span><span>sejarah berkembang di sekitar kehidupan manusia</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.<span>         </span><span>sejarah sebagai alat untuk mengenang kehidupan manusia</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.</span><span lang="FI"><span>         </span><span>peristiwa sejarah tidak akan pemah berhenti</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">2. Dalam bahasa Arab, sejarah disamakan artinya dengan sebatang pohon. Hal ini </span><span lang="FI">disebabkan karena </span><span lang="FI">&#8230;.</span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>          </span><span>perkembangan sejarah dikaitkan dengan silsilah raja-raja</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.</span><span lang="SV"><span>          </span><span>perkembangan sejarah sama dengan perkembangan sebatang pohon</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.</span><span lang="SV"><span>          </span><span>perkembangan sejarah berawal dari hal yang sangat sederhana sampai yang<br />
</span><span>sangat kompleks</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.</span><span lang="SV"><span>         </span><span>perkembangan sejarah sangat rumit seperti ranting-ranting pohon</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.</span><span lang="SV"><span>          </span><span>sejarah memberikan harapan bagi perkembangan kehidupan manusia<br />
3. </span><span>Peristiwa sejarah dipandang sebagai suatu peristiwa yang unik, karena </span><span>&#8230;.</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>          </span><span>peristiwa itu terjadi dalam kehidupan manusia</span><span>                                                                       </span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.<span>      </span></span><span lang="FI">peristiwa itu mengantarkan manusia pada masa terjadinya</span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>          </span><span>peristiwa itu hanya terjadi satu kali</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.</span><span lang="FI"><span>         </span><span>peristiwa itu menjadi bagian dari peristiwa lainnya</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.</span><span lang="FI"><span>          </span><span>peristiwa itu menjadi penghubung dengan peristiwa lainnya</span><span>                                                    </span><span><br />
4. </span><span>Munculnya masalah sosial-ekonomi dalam kehidupan masyarakat dipengaruhi oleh</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>perkembangan ekonomi masyarakat yang semakin membaik</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>berkurangnya pendapatan hidup masyarakat</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.</span><span lang="FI"><span>          </span><span>terjadinya kekacauan kehidupan politik dari masyarakat bersangkutan</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>munculnya keinginan untuk mengubah tatanan kehidupan masyarakat</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">5. Masalah politik memiliki andil besar di dalam munculnya suatu peristiwa sejarah, </span><span lang="FI">karena </span><span lang="FI">&#8230;.</span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>pemerintah sangat bijaksana di dalam menjalankan kekuasaannya</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>pemerintah memperhatikan kehidupan rakyatnya</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>pemerintah mengarahkan rakyatnya untuk mendapatkan kehidupan yang layak</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.</span><span lang="SV"><span>          </span><span>pemerintah menjalankan pemerintahannya secara diktator</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>pemerintah mengikuti perkembangan kehidupan rakyatnya</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">6.<span>      </span>Masyarakat Indonesia memiliki banyak ceritera sejarah atau legenda. </span><span lang="SV">Legenda </span><span lang="SV">Tangkuban Perahu berasal dari daerah </span><span lang="SV">&#8230;.</span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.</span><span lang="SV"><span>           </span><span>Sumatera Selatan</span><span>                    </span><span>d.<span>     </span>Sulawesi Barat</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.</span><span lang="SV"><span>           </span><span>Jawa Barat</span><span>                              </span><span>e.<span>      </span></span></span><span lang="FI">Sumatera Barat</span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>Kalimantan Barat</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">7. Tujuan utama raja Kertanegara melaksanakan Ekspedisi Pamalayu adalah untuk</span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>mempersatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah Kerajaan Singasari</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>menghadang serangan pasukan Cina yang dikirim Kaisar Khubilai Khan</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>           </span><span>mengusai jalur pelayaran perdagangan Selat Malaka</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.</span><span lang="FI"><span>          </span><span>menduduki wilayah Melayu yang kaya dengan hasil buminya</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>e.</span><span><span>           </span><span>mendirikan bandar perdagangan yang dekat dengan Selat Malaka</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>8.<span>      </span>Berdasarkan pendapat Burry menyatakan bahwa sejarah adalah &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>a.<span>      </span>bukan sekedar suatu ceritera yang indah, tetapi sebagai cabang ilmu pengetahuan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>b.<span>      </span>suatu ilmu pengetahuan, tidak kurang dan tidak lebih</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>c.<span>       </span>suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari kehidupan manusia</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>d.<span>      </span>suatu ilmu pengetahuan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>e.<span>      </span>suatu ceritera yang diceriterakan dengan sangat baik sehingga memiliki daya tarik</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>9.<span>      </span>Konsep periodisasi di dalam mempelajari ilmu sejarah bertujuan untuk &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>a.<span>      </span>mempermudah pemahaman setiap peristiwa sejarah yang telah terjadi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.<span>      </span>mengelompokkan peristiwa-peristiwa sejarah yang telah terjadi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.<span>       </span>memasukkan peristiwa sejarah sesuai dengan periode kejadiannya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.<span>      </span>mengembangkan ilmu sejarah menjadi lebih luas lagi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.<span>      </span>memanfaatkan ilmu sejarah untuk perkembangan kehidupan manusia</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">10.<span>    </span>Kronik memiliki peranan yang sangat penting di dalam perkembangan ilmu sejarah, karena &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.<span>      </span>kronik merupakan sebuah catatan yang berasal dari dinasti Cina</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.<span>      </span>kronik dapat berkembang menjadi penyebab munculknya peristiwa sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.<span>      </span>kronik merupakan suatu catatan para pendetya atau musafir tentang keadaan daerah yang dilaluinya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.<span>      </span>kronik merupakan catatan dari dinasti Cina tentang daerah lainnya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.<span>      </span>kronik catatan perjalanan bangsa-bangsa dibawah kekuasaan Cina</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">11.<span>    </span>Belajar sejarah sangat besar manfaatnya bagi suatu bangsa, karena &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.<span>      </span>dapat mengetahui kehidupan masa lalu</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">b.<span>      </span>mengenal peristiwa yang telah terjadi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">c.<span>       </span>mengenal tokoh-tokoh yang menjadi pahlawan bangsa</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.<span>      </span>menjadi pedoman dalam perjalanan bangsa di masa datang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.<span>      </span>untuk mengetahui gambaran kehidupan bangsa di masa datang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">12.<span>    </span>Kesadaran sejarah sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa, karena &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.<span>      </span>agar memahami perjalanan sejarah bangsanya sendiri</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.<span>      </span>agar selalu ingat akan peristiwa yang telah terjadi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.<span>       </span>agar menjadi bangsa yang memahami sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.<span>      </span>agar suatu bangsa dapat belajar dari sejarahnya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.<span>      </span>agar bangsa tersebut selalu mengenal para pahlawannya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">13.<span>    </span>Dalam mewariskan masa lalu kepada generasi penerus, keluarga memiliki peran yang sangat penting. Hal ini disebabkan &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.<span>      </span>keluarga akan mewariskan segala yang dimiliki kepada generasi penerusnya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.<span>      </span>keluarga merupakan masyarakat pertama yang ditemukannya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.<span>      </span>keluarga merupakan tempat generasi melakukan aktivitasnya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.<span>      </span>keluarga akan mewariskan hal yang terbaik dalam kehidupannya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.<span>      </span>keluarga merupakan orang yang dekat dengan generasi penerusnya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">14.<span>    </span>Ceritera dongeng merupakan salah satu sarana bagi keluarga untuk mewariskan masa lalu kepada generasi penerus, karena &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.<span>      </span>dapat menarik perhatiannya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.<span>      </span>berisi norma-norma dalam kehidupannya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.<span>       </span>cepat dimengerti oleh generasi penerus</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.<span>      </span>tidak mudah dilupakan oleh generasi penerus</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.<span>      </span>dapat mengajarkan mana yang baik dan mana yang buruk</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">15.<span>    </span>Dalam kehidupan masyarakat, sifat-sifat gotong royong merupakan sifat yang utama karena gotong royong adalah &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.<span>      </span>tindakan untuk memisahkan diri dari lingkungan masyarakatnya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.<span>      </span>tindakan untuk memberikan bantuan kepada yang membutuhkannya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.<span>       </span>tindakan saling membantu atau bekerja sama dengan anggota masyarakat</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.<span>      </span>untuk menciptakan suasana kehidupan yang harmonis</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.<span>      </span>memelihara hubungan yang erat diantara anggota masyarakat</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">16. Pada masa kehidupan masyarakat pra-aksara, tujuan pertunjukan wayang adalah untuk </span><span lang="SV">&#8230;.</span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>memberikan hiburan kepada masyarakat</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>mengiringi pelaksanaan upacara keagamaan</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>     </span><span>mendatangkan roh nenek moyang</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.<span>    </span><span>menyalurkan pengetahuan kepada masyarakat</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>alat komunikasi antara raja dengan rakyatnya</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">17. Kepercayaan masyarakat pada masa pra-aksara bersifat animisme merupakan suatu </span><span lang="FI">kepercayaan </span><span lang="FI">&#8230;.</span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>yang menyatakan bahwa setiap benda memiliki roh atau jiwa</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>yang menyatakan bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>     </span><span>terhadap kekuatan hewan yang berjasa terhadap manusia</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>terhadap tumbuh-tumbuhan</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>alam semesta</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">18. Lukisan berbentuk cap tangan merah dengan jari-jari direntangkan dapat diartikan </span><span lang="SV">sebagai </span><span lang="SV">&#8230;.</span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>rasa syukur atas keberhasilan dalam panen</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>sumber kekuatan untuk mencegah roh jahat</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.</span><span lang="SV"><span>     </span><span>lambang kebesaran dari seorang kepala suku</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>tanda pengangkatan seorang kepala suku</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.</span><span lang="SV"><span>     </span><span>tanda bertambahnya anggota keluarganya</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">19. Kemampuan berlayar telah dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan </span><span lang="SV">karena </span><span lang="SV">&#8230;.</span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>wilayah Indonesia merupakan wilayah kepulauan</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>masyarakat Indonesia sebagai masyarakat nelayan</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>     </span><span>masyarakat Indonesia hidup dari hasil pertanian</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.<span>    </span><span>masyarakat Indonesia menjalin hubungan perdagangan antarpulau</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang dinamis</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">20. Bahasa yang dijadikan sebagai alat komunikasi antara masyarakat Indonesia adalah bahasa Melayu. Bahasa Melayu dijadikan sebagai bahasa resmi negara pada masa pemerintahan kerajaan </span><span lang="FI">&#8230;.</span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>a.</span><span><span>    </span><span>Kutai</span><span>                                      </span><span>d.<span>     </span>Mataram</span></span><span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>Tarumanegara</span><span>                         </span><span>e.<span>      </span>Sriwijaya</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.</span><span lang="SV"><span>     </span><span>Holing</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">21. Perahu Pinisi merupakan kebanggaan masyarakat Indonesia pada masa lampau. </span><span lang="FI">Perahu ini di buat oleh masyarakat dari daerah </span><span lang="FI">&#8230;.</span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>Sumatera Utara</span><span>                       </span><span>d.<span>     </span>Kalimantan Selatan</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>Jawa Tengah</span><span>                           </span><span>e.<span>      </span>Sulawesi Selatan</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>     </span><span>Kalimantan Barat</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">22. Dalam upaya menelusuri jejak sejarah Indonesia, pada ahli meneliti folklore. </span><span lang="SV">Folklore adalah </span><span lang="SV">&#8230;.</span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>adat-istiadat tradisional dan ceritera rakyat yang dibukukan</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>perkembangan kehidupan masyarakat pada masa lampau</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.</span><span lang="FI"><span>     </span><span>keinginan untuk mewujudkan tradisi masyarakat ke arah yang lebih baik</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>cita-cita masyarakat membangun kehidupan yang sejahtera</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.</span><span lang="SV"><span>     </span><span>adat-istiadat tradisional dan ceritera rakyat yang diwariskan secara turun-<br />
</span><span>temurun</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">23. Perlawanan Raja Airlangga terhadap Raja Putri yang bernama Rangda Indirah di </span><span lang="SV">tulis dalam sebuah karya sastra yang berjudul </span><span lang="SV">&#8230;.</span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.</span><span lang="FI"><span>    </span><span>Arjuna Wiwaha</span><span>                       </span><span>d.<span>     </span>Jaka Tarub</span></span><span lang="FI"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>Baratayuda</span><span>                             </span><span>e.<span>  </span><span>    </span>Calonarang</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.</span><span lang="SV"><span>     </span><span>Kamandaka</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">24. Dalam mempelajari ilmu sejarah diperlukan konsep kronologi, dengan tujuan </span><span lang="SV">&#8230;.</span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>mengelompokkan berbagai peristiwa</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>menyeleksi berbagai peristiwa</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.</span><span lang="SV"><span>     </span><span>mengungkapkan terjadinya suatu peristiwa</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.</span><span lang="SV"><span>    </span><span>membuat urutan-urutan peristiwa berdasarkan tahun kejadiannya</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.</span><span lang="SV"><span>     </span><span>menetapkan suatu peristiwa menjadi tonggak zaman sejarah</span></span><span lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">25.<span>   </span>Data-data dibawah ini</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">1.<span>      </span>mencari informasi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">2.<span>      </span>mencari sebab-sebab terjadinya sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">3.<span>      </span>mengumpulkan sumber-sumber sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">4.<span>      </span>menentukan motif sejarah dan pengaruh peristiwa sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">Tahap-tahap penelitian sejarah yang dilakukan oleh para ahli adalah sebagai berikut.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">a.<span>      </span>1, 2, 3, 4<span>                                      </span>d.<span>     </span>4, 2, 1, 3</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">b.<span>      </span>1, 3, 2, 4<span>                                </span><span>      </span>e.<span>     </span>2, 3, 4, 1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">c.<span>      </span>1, 2, 4, 3</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="NO-BOK">26. Kitab Negara Kertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca memuat kisah tentang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.<span>      </span>penyerangan Majapahit terhadap kerajaan Pajajaran</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.<span>     </span>penyerangan Majapahit terhadap kerajaan Bali</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.<span>      </span>keberhasilan Gajah Mada di dalam mencapai cita-citanya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.<span>     </span>perjalanan Raja Hayam Wuruk ke wilayah Jawa Timur</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.<span>      </span>terjadinya perang saudara di kerajaan Majapahit</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">27. Pengaruh positif dari peristiwa pendudukan Jepang terhadap kehidupan bangsa Indonesia adalah &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.<span>      </span>adanya kebebasan untuk memerintah sendiri</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">b.<span>     </span>kebebasan untuk menggunakan bahasa Indonesia</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.<span>      </span>kebebasan membentuk organisasi pergerakan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.<span>     </span>kebebasan dalam kehidupan ekonomi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.<span>      </span>kebebasan membentuk pasukan perang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">28. Arti verifikasi di dalam ilmu sejarah adalah &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">a.<span>      </span>pemeriksaan terhadap kebenaran laporan tentang suatu peristiwa sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.<span>     </span>pengumpulan data-data dari suatu peristiwa sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.<span>      </span>pengujian data-data dari suatu peristiwa sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.<span>     </span>penelitian pada tempat terjadinya suatu peristiwa sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.<span>      </span>menyelidiki kebenaran suatu peristiwa sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">29. Bukti dan fakta sejarah yang termasuk ke dalam sumber primer adalah berita yang dating dari &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.<span>      </span>para pelaku</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.<span>     </span>para musafir</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">c.<span>      </span>benda-benda peninggalan budaya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">d.<span>     </span>dokumen-dokumen</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">e.<span>      </span>tulisan sejarah</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">30. Terjadinya perbedaan pemahaman terhadap suatu peristiwa sejarah dari para saksi disebabkan oleh &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">a.<span>      </span>latar belakang pengetahuan para saksi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">b.<span>     </span>terjadinya sudut pandang yang berbeda</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">c.<span>      </span>pengamatan para saksi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">d.<span>     </span>para saksi tidak menyangka terjadinya suatu peristiwa</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI">e.<span>      </span>keberpihakan para saksi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gusmar1961.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gusmar1961.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gusmar1961.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gusmar1961.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gusmar1961.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gusmar1961.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gusmar1961.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gusmar1961.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gusmar1961.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gusmar1961.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gusmar1961.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gusmar1961.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gusmar1961.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gusmar1961.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=28&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/11/26/ujian-akhir-semester-i-kelas-aksel-20082009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dc01351d39218f5874255c4ff97d49?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gusmar1961</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TES FORMATIF SEJARAH</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/10/15/tes-formatif-sejarah/</link>
		<comments>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/10/15/tes-formatif-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 10:23:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gusmar1961</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gusmar1961.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[TEST FORMATIF Kerjakan seluruh tugas dalam buku catatan ! 1. Pengetahuan sejarah menjadi sangat penting di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena&#8230;.. a. Mempelajari peristiwa yang terjadi pada masa lampau b. Menyelidiki berbagai penmggalan manusia dimasa lampau c. Dapat dijadikan pedoman hidup suatu bangsa dan negara d. Sejarah tidak pernahlepas4ari masa lalu e. Sejarah mempelajari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=26&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TEST FORMATIF<br />
Kerjakan seluruh tugas dalam buku catatan !<br />
1.   Pengetahuan sejarah menjadi sangat penting di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena&#8230;..<br />
a.    Mempelajari peristiwa yang terjadi pada masa lampau<br />
b.   Menyelidiki berbagai penmggalan manusia dimasa lampau<br />
c.    Dapat dijadikan pedoman hidup suatu bangsa dan negara<br />
d.   Sejarah tidak pernahlepas4ari masa lalu<br />
e.    Sejarah mempelajari kehidupan masyarakat dari masa lampau</p>
<p>2.   Peristiwa sejarah merupakan suatu peristiwa yang abadi karena&#8230;..<br />
a.   Peristiwa itu tidak pernah berubah<br />
b.   Peristiwa itu hanya terjadi satu kali<br />
c.   Peristiwa itu naerupakan peristiwa penting<br />
d.   Peristiwa itu menjadi pedoman hidup masyarakat<br />
e.    Peristiwa itu menjadi momentum yang sangat penting</p>
<p>3.   Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan, tidak kurang dan tidak lebih. Pemyataan ini dikemukakan oleh&#8230;..<br />
a.  Spencer                                 d. York Powell<br />
b.  Comte                                   e. Buny<br />
c.  Dithley</p>
<p>4.   Agar lebih menarik untuk dibaca, maka sejarah populer berlandaskan kepada&#8230;..<br />
a.  Kebudayaan                          d. Politik<br />
b.  Resusastraan                         e. Ekonomi<br />
c.  Sosial<br />
5.   Tujuan dari konsep periodisasi dalam ilmu sejarah adalah&#8230;..<br />
a.    Mempermudah pemahaman sejarah<br />
b.   Mempengaruhi berbagai peristiwa sejarah<br />
c.   Mengelompokkan peristiwa-peristiwa sejarah<br />
d.   Menunjukkan bukti dari suatu peristiwa sejarah<br />
e.   Memahami perkembangan-perkembangan sejarah</p>
<p>6.   Cara menentukan usia benda peninggalan budaya manusia berdasarkan lapisan tanah disebut&#8230;..<br />
a.  Tipotogi                                d.  Arkeologi<br />
b.  Stratigrafi                              e.  Zoologi<br />
c.  Kimiawi</p>
<p>7.   Dalam mempelajari Ilmu Sejarah diperlukan konsep kronologi, dengan tujuan&#8230;..<br />
a.   Mengelompokkan berbagai peristiwa<br />
b.   Menyeleksi berbagai peristiwa<br />
c.   Mengungkapkan berbagai peristiwa<br />
d.   Membuat urutan-urutan peristiwa berdasarkan tahun kejadiannya<br />
e.    Menetapkan suatu peristiwa menjadi tonggak zaman</p>
<p>8.  Kata &#8220;kronik&#8221; dapat ditemukan dalam sejarah dinasti-dinasti dari kerajaan&#8230;..<br />
a.  India                                     d. Arab<br />
b.  Cina                                     e. Persia<br />
c.  Indonesia</p>
<p>9.  Jenis sejarah yang mencakup kawasan yang lebih luas dari sejarah lokal adalah<br />
a.  Sejarah sosial<br />
b.  Sejarah dunia<br />
c.  Sejarah nasional<br />
d. Sejarah politik<br />
e. Sejarah ketatanegaraan<br />
10.Upaya penelitian untuk menghimpun jejak-jejak sejarah atau mengumpulkan data-data maupun dokumen-dokumen sejarah disebut&#8230;..<br />
a.  Periodisasi                            d. Historiografi<br />
b.  Kronologi                             e. Heuristik<br />
c.  Kronik<br />
11.   Pada ahli sejarah mengalami kesulitan dalam upaya memahami dan mengetahui tentang keberadaan dari zaman sebelum mengenal tulisan.<br />
Hal ini disebabkan karena&#8230;&#8230;.<br />
a.    Para ahli hanya memperoleh petunjuk dari benda-benda kebudayaan manusia<br />
b.   Para ahli meneliti melalui adat dan tradisi kehidupan manusia<br />
c.    Para ahli menyelidiki bentuk-bentuk pemerintahan pada masa itu<br />
d.   Para ahli memperoleh petunjuk dari hubungan antar kelompok masyarakat<br />
e.    Para ahli berhasil menemukan makam atau kuburan manusia dari masa itu</p>
<p>12.   Tujuan masyarakat mewariskan masa lalu kepada generasi penerusnya adalah<br />
a.    Agar generasi penerusnya dapat melanjutkan masa lalu tersebut<br />
b.   Agar generasi penerusnya dapat mengembangkan masa lalu tersebut<br />
c.   Agar generasi penerusnya dapat memperbaiki masa lalu tersebut<br />
d.   Agar generasi penerusnya dapat menghapus masa lalu tersebut<br />
e.   Agar generasi penerus dapat memilah-milah masa lalu tersebut</p>
<p>13.   Langkah pertama yang dilakukan oleh pihak keluarga didalam mewariskan masa lalunya adalah&#8230;&#8230;.<br />
a.    Mengajarkan sopan-santun<br />
b.   Memberikan pendidikan secukupnya<br />
c.   Menuntut agar bertindak agresif<br />
d.   Mempelajari hal-hal yang terjadi pada keluarga<br />
e.    Mendorong agar masa lalu dapat dikembangkan</p>
<p>14.   Pertunjukan hiburan yang dapat menjadi sarana di dalam mewariskan masa lalu suatu masyarakat adalah&#8230;&#8230;.<br />
a.  gamelan                                           d. upacara terhadap roh leluhur<br />
b.  tari-tarian                                         e. Gotong-royong<br />
c.  wayang</p>
<p>15.   Tugu batu atau menhir didirikan oleh masyarakat sebagai tanda penghormatan terhadap roh nenek moyang. Kebudayaan itu berasal dari zaman&#8230;&#8230;.<br />
a.   Arkaekum                                       d. Neolitikum<br />
b.  Paleolitikum                                     e. Megalitikum<br />
c.  Mesolitikum</p>
<p>16.   Sistem kepercayaan muncul pertama kali dalam kehidupan masyarakat&#8230;&#8230;.<br />
a.    Berburu dan mengumpulkan makanan<br />
b.   Berladang dan berhuma<br />
c.    Bercocok tanam di sawah<br />
d.   Perundingan    .<br />
e.   Berkembangnya kebudayaan logam</p>
<p>17.   Lukisan cap tangan dengan jari-jari yang tidak lengkap merupakan simbol dari<br />
a.    Kekalaha dalam berperang<br />
b.   Hukuman terhadap ornag yang melanggar aturan<br />
c.   Berkabung karena ada anggota keluarganya meninggal dunia<br />
d.   Kegagalan masyarakat dalam melaksanakan panen<br />
e.    Memohon turunnya hujan akibat kemarau panjang</p>
<p>18.   Kemampuan berlayar menjadi dasar kehidupan manusia dalam perkembangan<br />
a.  agama                                   d. ekonomi<br />
b.  kebudayaan                           e. Sosial<br />
c.  politik</p>
<p>19.   Perkembangan bahasa Melayu terlihat semakin jelas pada masa kekuasaan kerajaan&#8230;&#8230;.<br />
a.  Kutai                                    d. Pajang<br />
b.  Holing                                  e. Banten<br />
c.  Sriwijaya</p>
<p>20. Data-data dibawah mi:<br />
1. Bahasa rakyat                         4. Kerajinan tangan rakyat<br />
2.  Arsitektur rakyat                    5. Puisi rakyat<br />
3.  Teka-teki                              6. Pakaian tradisional<br />
Folklore lisan terdiri dari&#8230;&#8230;.<br />
a.  1,2,3                                    d. 2, 3,4<br />
b.  1,3,5                                    e. 3,5,6<br />
c.  2,4,6<br />
21. Masalah   arsitektur  pada  masyarakat   Indonesia   sebelum   mengenal   tulisan difokuskan pada&#8230;&#8230;.<br />
a.   Pembangunan rumah kepala suku<br />
b.   Pembangunan rumah penduduk<br />
c.   Pembangunan tempat-tempat peristirahatan<br />
d.   Pembangunan tempat-tempat suci<br />
e.   Pembangunan pasar-pasar</p>
<p>22. Sejak permulaan abad pertama tarikh Masehi telah terjalin hubungan antara Indonesia dan Hindia. Hal itu disebabkan oleh&#8230;&#8230;.<br />
a.   Letak Indonesia ditengah-tengah jalur pelayaran dan perdagangan<br />
b.   Kerajaan-kerajaan India memperluas wilayahnya ke Indonesia<br />
c.   Banyak pedagang India yang langsung membeli hasil buminya di Indonesia<br />
d.   Pedagang-pedagang Indonesia banyak singgah di India<br />
e.   Adanya persamaan antara Indonesia dan India</p>
<p>23. Candi merupakan hasil akulturasi antara budaya India dan Indonesia. Dasar bangunan candi terdapat pada bangunan&#8230;&#8230;.<br />
a.  Kraton                                  d. Punden berundak-undak<br />
b.  Sarkofagus                            e. Kuburbatu<br />
c.  Dohnen</p>
<p>24. Kitab Bharatayuda berasal dari zaman kerajaan Kediri yang ditulis oleh&#8230;&#8230;.<br />
a.    Mpu Sedah dan Mpu Panuluh<br />
b.   Mpu Kanwa dan Mpu Gandring<br />
c.   Mpu Prapanca dan Mpu Tantular<br />
d.   Mpu Sedah dan Mpu Gandring<br />
e.   Mpu Prapanca dan Mpu Kanwa</p>
<p>25. Di bawah ini termasuk sastra zaman Islam di daerah Melayu, kecuali<br />
a.  Syair Ken Tambunan              d. Hikayat Cekel Wanengpati<br />
b.  Hikayat Pandawa Lima          e. Ceritera Wayang Kinundang<br />
c.  Lelakon Mahesa Kumitir</p>
<p>Setelah anda menyelesaikan test formatif. Cocokanlah jawaban anda dengan kunci jawaban yang tersedia, kemudian hitunglah jawaban anda yang benar. Terus gunakanlah rumus dibawah ini.<br />
TINGKAT PENGUASAAN : Jawaban Benar x 100%<br />
15<br />
90-100= BaikSekali<br />
80 &#8211; 89 = Baik<br />
70 &#8211;   79 = Sedang<br />
&lt; 70 = Kurang<br />
Bila anda mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih. Selamat. Berarti anda telah menguasai materi dengan baik. Tetapi bila anda menguasai kurang dari 80% anda mengulangi kegiatan belajar.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gusmar1961.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gusmar1961.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gusmar1961.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gusmar1961.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gusmar1961.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gusmar1961.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gusmar1961.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gusmar1961.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gusmar1961.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gusmar1961.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gusmar1961.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gusmar1961.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gusmar1961.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gusmar1961.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=26&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/10/15/tes-formatif-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dc01351d39218f5874255c4ff97d49?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gusmar1961</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LET&#8217;S LEARN TO HISTORY</title>
		<link>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/08/12/lets-learn-to-history/</link>
		<comments>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/08/12/lets-learn-to-history/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 03:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gusmar1961</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gusmar1961.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[WHAT A HISTORY, ilmu pengetahuan yang mengajarkan tentang nilai nilai dan prooses perubahan serta perkembangan masyarakat Indonesia maupun Dunia dari masa lampau hingga sekarang. Ketika sejarah berperan sebagai kisah maka penggambaran yang muncul adalah merekonstruksikan kembali peristiwa masa lampau dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Namun pada saat sejarah berperan sebagai peristiwa dalam artian yang obyektif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=3&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WHAT A HISTORY, ilmu pengetahuan yang mengajarkan tentang nilai nilai dan prooses perubahan serta perkembangan masyarakat Indonesia maupun Dunia dari masa lampau hingga sekarang. Ketika sejarah berperan sebagai kisah maka penggambaran yang muncul adalah merekonstruksikan kembali peristiwa masa lampau dengan segala kekurangan dan kelebihannya.</p>
<p>Namun pada saat sejarah berperan sebagai peristiwa dalam artian yang obyektif maka harus dapat seobyektif mungkin mengurai,menggambarkan peristiwa itu sendiri.</p>
<p>WHY, Mengapa kita harus belajar sejarah ?</p>
<p>Sudahkah terlintas pada dalam alam pikiran kita tentang siapakah kakek moyang kita, mengapa suatu revolusi harus terjadi dalam kehidupan manusia, mengapa harus terjadi perang Diponegoro, mengapa harus terjadi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, mengapa harus terjadi Reformasi, bagaimana pula masyarakat bangsa Indonesia dalam merumuskan POLTRANAS dalam menghadapi kepentingan Internasional dan Regional terhadap Indonesia. Pernahkah terlintas pada otak kita, masih adakah bangsa ini dalam satu dekade kedepan, masihkah suatu level generasi kita nanti mengenal dan menggunakan ideologi Pancasila, masih utuhkah konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia serta budaya bangsa initanpa secuilpun wilayah kita dijarah bangsa lain ?</p>
<p>masikah  anak bangsa ini dalam predikat melarat, miskin dan bodoh, huallahualam.</p>
<p>Paling tidak kita dengan belajar sejarah akan menuntun kita menjadi anak bangsa yang bijaksana dalam melangkah, dalam mengambil tindakan dan keputusan.</p>
<p>MANFAATNYA KITA MEMPELAJARI SEJARAH,</p>
<p>Pernahkah anda merasa bahwa dengan mempelajari, menguasai sejara&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;., anda dapat melihat tidak hanya masa sekarang tetapi juga dimasa yang akan datang, dimasa depan. Atau pernahkah tiba tiba anda sadari, telah terjadi peristiwa yang pernah terjadi sebelumnya ? Hal tersebut terjadi karena pada dasarnya setiap peristiwa memiliki pola atau garis garis tertentu yang membentuk terjadinya peristiwa tersebut.</p>
<p>Belajar sejarah pada dasarnya sama halnya dengan belajar melalui pengalaman sehari hari. Bukankah lebih baik jika setiap orang mau belajar dari pengalamannya untuk menghadapi dan memecahkan dan masalah baru agar mendapatkan hasil yang terbai. Pada akhirnya kita akan mampu berfikir secara kronologis dan memiliki pengetahuan tentang masa lampau yang dapat digunakan untuk memahami dan menjelasakan proses perkembangan, perubahan masyarakat, serta keragaman sosial budaya dimasa yang akan datang.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gusmar1961.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gusmar1961.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gusmar1961.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gusmar1961.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gusmar1961.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gusmar1961.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gusmar1961.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gusmar1961.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gusmar1961.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gusmar1961.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gusmar1961.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gusmar1961.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gusmar1961.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gusmar1961.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gusmar1961.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gusmar1961.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gusmar1961.wordpress.com&amp;blog=4393920&amp;post=3&amp;subd=gusmar1961&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gusmar1961.wordpress.com/2008/08/12/lets-learn-to-history/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40dc01351d39218f5874255c4ff97d49?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">gusmar1961</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
